officialmuslimahtalk@gmail.com

Renungan

Renungan

image

Dikisahkan seorang pencari kayu di hutan sedang dikejar-kejar oleh seekor macan. Dalam keadaan panik kakinya terperosok dan jatuh kedalam sumur.

Untung saja ia sempat berpegangan pada akar pohon yang menjuntai kedalam sumur. Ia berpegang erat pada akar itu, sementara macan menunggunya di mulut sumur dengan mulut menganga siap menerkam si pencari kayu kapan saja.

Saat sedang berpegangan pada akar, ia melihat dua ekor tikus berwarna putih dan hitam sedang menggerogoti akar pohon yang dipegangnya. Pada saat bersamaan ia melihat ke dasar sumur, ternyata ada begitu banyak ular berbisa yang siap menggingit dan memangsanya.

Si tukang kayu semakin merasa ketakutan. Saat mendongak ke atas sumur ada tetesan madu yang menetes dari sarang lebah pohon yang ada di atas sumur, dengan serta merta ia membuka mulutnya. Karena sangat laparnya, ia pun menikmati madu yg menetes tepat dimulutnya.

Ia begitu menikmatinya, saking lezatnya sehingga sejenak ia melupakan segala yg ada di sekelilingnya.

Pencari kayu adalah gambaran manusia, macan adalah perumpamaan Malaikat Izrail (Sang Pencabut nyawa) yang senantiasa mengejar manusia kapan pun dan dimana pun.

Akar pohon adalah umur manusia yang semakin berkurang digerogoti tikus putih (waktu siang) dan tikus hitam (waktu malam).

Sementara ular berbisa yang ada di dasar sumur ibarat alam kubur yang sedang menunggu manusia dan siap dengan kedahsyatan siksaannya.

Sedangkan tetesan madu adalah SECUIL KENIKMATAN DUNIA YANG MENIPU tetapi mampu membius kebanyakan manusia.

“ADAKAH YG DAPAT MENOLONG SELAIN AGAMA ??? Sekali lagi. ADAKAH YG DAPAT MENOLONG SELAIN AGAMA???”

*Dikutip dari kitab Tamsil, penyusun: Abu Aufa Abdillah.
Oleh : ida isnaini

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>